Mereka menambahkan bahwa Stripe bekerja sama dengan 90 persen perusahaan dalam indeks Dow Jones Industrial Average serta 80 persen perusahaan di Nasdaq 100.
Perusahaan juga mencatat pertumbuhan volume bisnis sebesar 34 persen secara tahunan.
Dalam laporan yang sama, Stripe menyoroti lonjakan pembayaran stablecoin.
Berdasarkan data McKinsey, volume transaksi stablecoin disebut meningkat dua kali lipat tahun lalu hingga sekitar US$390 miliar.
Tahun lalu Stripe merampungkan akuisisi senilai US$1,1 miliar terhadap Bridge.
Perusahaan juga baru saja memperoleh National Bank Trust Charter dari Office of the Comptroller of the Currency untuk memperluas layanan terkait stablecoin.
Minat akuisisi terhadap PayPal muncul saat perusahaan tersebut menghadapi tekanan operasional dan perubahan kepemimpinan.
PayPal menghadapi persaingan ketat dari Apple Pay dan Google Pay yang telah terintegrasi langsung di ponsel konsumen.
Presiden Stripe, John Collison, mengatakan kepada Bloomberg bahwa PayPal mengalami periode sulit dalam beberapa tahun terakhir seiring perubahan pasar pembayaran, namun ia menolak mengomentari skenario merger dan akuisisi secara spesifik.
Di sisi lain, PayPal juga tengah menjalani transisi kepemimpinan.
Enrique Lores dijadwalkan mengambil alih posisi chief executive officer pada 1 Maret menggantikan Alex Chriss.
Perubahan ini terjadi setelah perusahaan meleset dari estimasi laba serta mencatat perlambatan volume pembayaran.(*)
















































Discussion about this post