ISTANAGARUDA.COM – Di tengah transformasi besar industri pembayaran digital dunia, Stripe dikabarkan tengah mengkaji langkah strategis untuk mengakuisisi rival lamanya, PayPal, seiring lonjakan valuasi perusahaan yang kini mencapai US$159 miliar.
Perusahaan pembayaran digital tertutup, Stripe, dilaporkan sedang mengevaluasi kemungkinan pembelian terhadap PayPal Holdings.
Akuisisi tersebut disebut bisa mencakup seluruh bisnis PayPal atau hanya unit tertentu.
Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak mengenai negosiasi tersebut.
Spekulasi ini mengemuka bersamaan dengan pengumuman valuasi terbaru Stripe melalui tender offer kepada pemegang saham dan karyawan.
Valuasi baru itu mencapai US$159 miliar.
Angka tersebut melonjak sekitar 74 persen dibandingkan valuasi tahun sebelumnya.
Pendanaan tender offer tersebut sebagian besar berasal dari investor termasuk a16z dan Thrive Capital.
Stripe juga menggunakan sebagian modal internalnya untuk membeli kembali saham.
Dengan valuasi US$159 miliar, posisi Stripe kini mendekati sejumlah korporasi publik raksasa dunia.
Sebagai perbandingan, Unilever diperdagangkan di kisaran US$163 miliar.
Sementara Pfizer memiliki valuasi sekitar US$154 miliar.
Stripe juga hanya sedikit di bawah Charles Schwab yang berada di kisaran US$169 miliar.
Stripe dikenal menyediakan infrastruktur bagi bisnis untuk menerima pembayaran, mengelola pencairan dana, serta mengotomatisasi operasi keuangan.
Dalam surat tahunan perusahaan, pendirinya John Collison dan Patrick Collison menyatakan bahwa layanan keuangan terprogram mereka kini mendukung lebih dari lima juta bisnis secara langsung maupun melalui berbagai platform.
















































Discussion about this post