Selain mendorong pertumbuhan domestik, kerja sama tersebut juga diproyeksikan memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi global yang tengah menghadapi tantangan geopolitik dan volatilitas pasar.
“Perjanjian ini akan memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global,” imbuh Seskab Teddy.
Lebih jauh, kedua presiden disebut telah memberikan arahan tegas kepada jajaran menteri dan pejabat terkait agar segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui langkah konkret dan terukur.
Arahan itu bertujuan memastikan setiap butir perjanjian dapat dijalankan secara efektif dan menghasilkan dampak strategis bagi kedua negara.
“Presiden Trump dan Presiden Prabowo juga menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait untuk mengambil langkah-langkah lanjutan guna membuka era keemasan baru bagi kemitraan strategis Amerika Serikat–Indonesia,” pungkas Seskab Teddy.
Penandatanganan ini sekaligus mencerminkan meningkatnya tingkat kepercayaan antara Jakarta dan Washington dalam menghadapi dinamika ekonomi dunia yang semakin kompetitif.
Kesepakatan tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra kunci Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik sekaligus aktor penting dalam menjaga keseimbangan dan pertumbuhan ekonomi global.(*)

















































Discussion about this post