Sikap tersebut sekaligus memperkuat konsistensi Indonesia dalam mendorong terwujudnya Solusi Dua Negara sebagai fondasi perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah.
Dalam pengantarnya, Presiden Donald Trump menekankan pentingnya solidaritas internasional guna menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Gaza dan kawasan sekitarnya.
“Namun kita bekerja bersama untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi rakyat Gaza, kawasan Timur Tengah, dan seluruh dunia. Saya meyakini bahwa Board of Peace, karena sebagian besar beranggotakan para pemimpin serta tokoh-tokoh yang sangat dihormati, terutama para pemimpin negara-negara Timur Tengah, juga negara-negara dari berbagai belahan dunia,” ujar Presiden Trump.
Presiden Prabowo juga menyampaikan optimisme bahwa proses perdamaian Palestina dapat diwujudkan melalui komitmen kolektif yang kuat.
“Visi tentang perdamaian yang nyata ini akan tercapai. Akan ada berbagai tantangan, namun kita akan mampu mengatasinya. Kita akan mewujudkan impian kita akan perdamaian di Palestina, perdamaian yang bertahan lama serta solusi damai bagi persoalan Palestina, termasuk di Gaza,” ujar Kepala Negara.
Ia turut mengapresiasi tercapainya kesepakatan gencatan senjata sebagai langkah awal menuju stabilisasi yang lebih luas.
“Tercapainya gencatan senjata merupakan langkah nyata yang patut diapresiasi, dan untuk itu kami menyampaikan penghargaan atas capaian tersebut,” imbuh Presiden Prabowo.
Lebih jauh, Indonesia menyatakan kesiapan berkontribusi dalam pembentukan International Stabilization Force sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan pascakonflik.

















































Discussion about this post