Fokusnya adalah memperkuat fondasi ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Produktivitas industri dalam negeri menjadi salah satu prioritas utama dalam strategi tersebut.
Penguatan rantai pasok global juga diposisikan sebagai pilar penting untuk memastikan Indonesia semakin terintegrasi dalam sistem perdagangan dunia.
“Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri,” ungkap Seskab Teddy.
Lebih jauh lagi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang diputuskan pemerintah harus membawa dampak langsung dan terukur.
Orientasi pada manfaat nyata bagi rakyat dan negara disebut sebagai standar utama dalam pengambilan keputusan.
“Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia,” pungkas Seskab Teddy.
Pertemuan di Hambalang tersebut sekaligus mempertegas komitmen bahwa diplomasi ekonomi Indonesia ke depan akan dijalankan secara berdaulat, strategis, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan nasional.(*)
















































Discussion about this post