Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan lintas institusi sebagai fondasi pengabdian ke depan.
“Jadikan pengalaman ini sebagai landasan untuk terus memelihara dan melibatkan semangat integrasi dan sinergi antara TNI-Polri dan aparat pemerintah lainnya, tetap jaga disiplin, loyalitas dan profesionalisme untuk menjadi pemimpin yang tangguh, humanis dan berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Berakhirnya Latsitarda Nusantara ke-46 sekaligus menandai selesainya rangkaian latihan terpadu lintas matra dan institusi di Provinsi Aceh.
Momentum ini mempertegas tekad TNI untuk melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya unggul secara militer, tetapi juga memiliki empati sosial dan kapasitas kolaboratif dalam menghadapi tantangan bangsa di masa depan.(*)

















































Discussion about this post