Bintang Jasa Pratama dianugerahkan kepada empat penerima.
Penyematan kategori ini diwakili oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedy Prasetyo dan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya.
Untuk kategori Bintang Jasa Nararya, penghargaan diberikan kepada lima penerima.
Penyematan diwakili oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada.
Selain itu, Presiden juga menganugerahkan Satya Lencana Wira Karya kepada 60 penerima dari berbagai latar belakang.
Para penerima terdiri atas Kapolda, pejabat utama Polri, Kapolres dari berbagai daerah, unsur pengawas internal, tokoh masyarakat, hingga perwakilan dunia usaha yang berperan dalam memperkuat ketahanan pangan.
Penyematan penghargaan tersebut diwakili oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan, serta tokoh masyarakat peduli ketahanan pangan Zaini Sidi.
Momentum penganugerahan ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam membangun sinergi lintas sektor antara pemerintah, Polri, dunia usaha, dan masyarakat.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa agenda besar kedaulatan pangan dan pemenuhan gizi nasional hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi kolektif.
Melalui penghargaan ini, negara tidak sekadar memberikan apresiasi formal.
Negara juga meneguhkan kembali semangat gotong royong sebagai pilar utama pembangunan menuju Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berdaulat.(*)



















































Discussion about this post