Lebih lanjut, Kepala Negara juga mengingatkan perjalanan panjang Indonesia yang telah melewati banyak ujian, termasuk konflik ideologi dan berbagai gejolak, namun tetap berdiri tegak.
“Alhamdulillah kita sekarang utuh, kita sekarang kuat, kita sekarang masih berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita mengerti banyak kekurangan antara lain, kita tidak bisa pungkiri korupsi masih sangat berlaku di bangsa kita,” ujar Presiden Prabowo.
Menurutnya, keberhasilan sebuah negara harus diukur dari sejauh mana rakyat bisa hidup cukup dan merasakan kemakmuran bersama.
“Tentunya kita ingin jadi negara yang berhasil sebagaimana dikatakan tadi oleh Presiden PKS, negara yang berhasil adalah negara di mana semua rakyat bisa hidup dalam kecukupan, kemakmuran dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, Itu tujuan kita,” imbuh Presiden Prabowo.
Presiden juga menegaskan kembali pesan konstitusi dan amanat para pendiri bangsa bahwa seluruh kekayaan alam Indonesia wajib dikelola negara untuk kepentingan rakyat banyak.
“Tapi saya katakan bahwa perintah undang-undang dasar, perintah pendiri-pendiri bangsa kita adalah bahwa bumi dan air, dan semua kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemampuan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden PKS Al Muzzamil Yusuf menegaskan dukungan penuh partainya terhadap peran aktif Presiden Prabowo dalam forum-forum dunia yang memperjuangkan anti penjajahan, kemanusiaan, dan perdamaian global.
“PKS mengapresiasi peran aktif Presiden Prabowo dalam menjalankan peran diplomasi di berbagai forum internasional untuk memperjuangkan anti penjajahan, memperjuangkan kemanusiaan, dan perdamaian dunia,” ungkap Al Muzzamil.












































Discussion about this post