Lukman Hakim Saifuddin menambahkan bahwa Presiden tidak hanya mendengar, tetapi juga memberi tindak lanjut nyata.
“Presiden menyetujui pembentukan itu dan detailnya tentu nanti pihak istana akan menyampaikan bagaimana formatnya,” katanya merujuk pada rencana pembentukan Komisi Investigasi Independen terkait Prahara Agustus.
Selain itu, GNB juga mendesak pembebasan para aktivis, mahasiswa, dan pelajar yang masih ditahan agar hak pendidikan mereka tidak terputus.
Pdt. Gomar Gultom menuturkan bahwa reformasi kepolisian menjadi agenda mendesak yang turut disorot.
“Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian,” jelasnya.
Pertemuan tersebut mencerminkan semangat kolektif untuk merawat demokrasi dan keadilan sosial.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa keterbukaan pemerintah pada aspirasi rakyat merupakan fondasi penting menjaga persatuan nasional.
Dialog di Istana Merdeka ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan elemen bangsa adalah jalan bersama untuk memastikan Indonesia melangkah maju menuju masa depan yang adil, damai, dan inklusif.(*)















































Discussion about this post