ISTANAGARUDA.COM – Suasana penuh kehangatan dan keterbukaan menyelimuti Istana Merdeka ketika Presiden Prabowo Subianto menerima puluhan tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) pada Kamis, 11 September 2025.
Pertemuan lintas agama dan lintas profesi itu menjadi panggung dialog mendalam mengenai arah bangsa, mulai dari reformasi ekonomi dan politik, penegakan hukum, hingga masa depan demokrasi Indonesia.
Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, sementara dari pihak GNB hadir tokoh-tokoh nasional seperti Sinta Nuriyah Wahid, Quraish Shihab, Pdt. Gomar Gultom, Romo Franz Magnis-Suseno, Lukman Hakim Saifuddin, Alissa Wahid, Komaruddin Hidayat, hingga Uskup Antonius S. Bunjamin.
Dialog yang berlangsung hampir tiga jam ini memperlihatkan sikap terbuka Presiden terhadap kritik maupun aspirasi.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Presiden menjawab semua pertanyaan dengan lugas.
“Hampir tiga jam dialog yang sangat terbuka, sangat penuh keakraban antara tokoh lintas agama, tokoh bangsa bersama dengan Bapak Presiden. Dengan begitu terbuka, Bapak Presiden memberikan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan dari tokoh Nurani Bangsa ini,” ujar Menag.
Tokoh senior Quraish Shihab menilai pertemuan ini sarat pencerahan dan memperkuat optimisme bangsa.
“Saya kira yang jelas kami mendapat banyak informasi, penjelasan yang sangat memuaskan dari Bapak Presiden. Apa yang kami sampaikan dalam hari-hari yang lalu itu dipahami oleh Bapak Presiden dan diterima dengan baik sehingga dialog kita hari ini, malam ini sungguh sangat bermanfaat untuk kemajuan bangsa dan negara kita,” tuturnya.















































Discussion about this post