“Saya sangat menyambut baik, bagaimana kita dapat meningkatkan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia–Peru. Kami juga berharap dukungan Peru pada usaha kami untuk aksesi menjadi anggota OECD,” ungkap Presiden Prabowo.
Salah satu bidang yang dianggap strategis oleh Kepala Negara adalah sektor perikanan, mengingat Peru dikenal sebagai kekuatan besar di bidang tersebut.
“Yang menarik, pengalaman Peru dan perusahaan Peru yang sangat maju di bidang perikanan. Ini saya kira potensi yang sangat besar untuk kita bekerja sama. Dalam beberapa saat yang akan datang, saya akan berjumpa dengan beberapa perusahaan dari Peru,” ucap Presiden Prabowo.
Setelah sesi tertutup berakhir, kedua pemimpin melanjutkan pembicaraan dalam forum working lunch bersama para delegasi dari masing-masing negara.
Di forum ini, Presiden Prabowo kembali menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Presiden Dina Boluarte serta rombongan di Indonesia.
“Yang Mulia Presiden Dina Boluarte, Presiden Republik Peru, beserta rombongan. Sekali lagi, terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada kami dapat menerima Yang Mulia dalam kunjungan kenegaraan ini. Sekali lagi, terima kasih,” ujar Presiden Prabowo.
Beliau juga menggarisbawahi bahwa ini adalah kali kedua dirinya bertemu dengan Presiden Boluarte dalam waktu kurang dari setahun, setelah pertemuan sebelumnya di Lima dan di sela-sela KTT APEC 2024.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa momen ini penting untuk memperdalam persahabatan dan memperluas kerja sama strategis antara dua negara sahabat.















































Discussion about this post