Dukungan dan apresiasi mengalir deras dari berbagai pimpinan serikat buruh nasional maupun internasional atas kehadiran langsung Presiden Prabowo.
Shoya Yoshida, Sekretaris Jenderal Serikat Buruh Internasional, menyebut momentum ini sangat bersejarah.
“Kehadiran Bapak Presiden merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah terhadap masa depan buruh dan kesejahteraan buruh di Indonesia,” ungkap Shoya.
Senada, Ely Rosita Silaban dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya kepada Presiden.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Pak Prabowo yang telah menyediakan waktu datang pada saat ini. Bapak melihat tadi betapa cintanya buruh kepada Bapak. Kami ada beberapa pesan kehadiran Bapak di sini adalah bukti bahwa Bapak berpihak kepada perjuangan buruh yang sudah terjadi sebenarnya sejak ratusan tahun yang lalu,” ujar Ely dalam laporannya.
Jumhur Hidayat dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia menyebut bahwa Istana kini menjadi tempat yang berpihak kepada rakyat kecil.
“Tapi lebih daripada itu, Bapak Presiden ingin meningkatkan daya beli, memperkaya petani di desa-desa yang ujung-ujungnya adalah akan membeli produk-produk yang kita buat, karena itulah sistem ekonomi industri, ekonomi kita seluruhnya akan hidup dan insyaallah pertumbuhan akan menjadi lebih baik,” imbuh Jumhur.
Andi Gani Nena Wea juga turut menyampaikan harapan agar suara buruh terus didengar dalam pemerintahan ke depan.
“Kami, buruh Indonesia, akan setia mendukung kebijakan Bapak, dan akan menjaga,” ucapnya.














































Discussion about this post