Meskipun jadwal peluncuran resmi masih belum jelas, pengujian performa ini mengisyaratkan spesifikasi yang menjanjikan.
Versi internasional dari Galaxy S24 FE menggunakan chipset Exynos 2400, yang unik dengan 10 inti CPU.
Chip ini mudah dikenali karena keunikannya, meskipun kecepatan inti utama Cortex-X4 sedikit lebih rendah dari yang diharapkan, yaitu 3.1GHz, dibandingkan biasanya 3.2GHz.
Kombinasi inti lainnya tetap sesuai dengan ekspektasi, dengan dua cluster Cortex-A720 (2x @ 2.9GHz + 3x @ 2.6GHz) dan satu cluster Cortex-A520 (4x @ 2.0GHz).
Perbedaan kecepatan ini mungkin disebabkan oleh penggunaan mode performa ringan saat pengujian.
Jumlah RAM pada perangkat ini tetap 8GB, namun ada spekulasi bahwa Samsung mungkin akan menawarkan opsi RAM 12GB tahun ini.
Informasi ini didukung oleh bocoran dari operator Inggris, EE, yang juga menyebutkan pilihan kapasitas penyimpanan 128GB (UFS 3.1) atau 256GB (UFS 4.0).
Laporan lain mengindikasikan bahwa Samsung akan meluncurkan Galaxy S24 FE pada akhir 2024. Namun, dengan perangkat yang sudah menjalani pengujian benchmark, ada kemungkinan bahwa peluncurannya bisa lebih cepat, sekitar musim panas tahun ini.(*)














































Discussion about this post