Namun, Beond belum menjelaskan penumpang mana yang akan “terpilih” untuk pengalaman Vision Pro, meninggalkan ruang untuk spekulasi. Selain itu, akan ada kekhawatiran tentang kebersihan dengan headset bersama, terutama di era pasca pandemi.
Respon dari pengguna, kritikus, dan publik terhadap Apple Vision Pro telah bervariasi hingga saat ini.
Beberapa pembeli mengembalikan headset Apple Vision Pro mereka karena masalah kenyamanan dan keraguan tentang kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Keluhan termasuk ketidaknyamanan dari mengenakan headset, menyebabkan sakit kepala dan mabuk gerakan, serta kekhawatiran tentang praktikalitasnya.
Meskipun ada ketidakpastian ini, pengenalan Apple Vision Pro di penerbangan Beond merupakan langkah maju yang signifikan dalam evolusi hiburan di pesawat, menawarkan penumpang tingkat imersi dan personalisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pengalaman perjalanan mereka.(*)
















































Discussion about this post